Untuk menunjang pembelajaran di jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI), para guru di SMKN Pantai Baru mendapat bimbingan dan pelatihan langsung untuk pengoperasian alat simulator kapal yang baru saja didapat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) belum lama ini.
Pelatihan instruktur simulator itu dilakukan langsung oleh vendor simulator. Para guru diajari pengoperasian alat tersebut secara detail. Mulai dari menghidupkan mesinnya, hingga mengoperasikannya sesuai prosedur yang benar.
”Kebetulan kami pada akhir tahun lalu mendapat bantuan simulator dari Kemendikbud. Sekarang sudah terpasang komplet. Ini sekaligus menambah fasilitas belajar kami untuk Pelaut yang handal, dan profesional. Tidak semua sekolah punya fasilitas semacam itu,” terang Kepala SMKN Pantai Baru Kecamatan pantai Baru Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur , F.L Suyatna,S.Pd kepada wartawan disela-sela pelatihan, Senin 5 Oktober 2020
Hal itu, lanjut Suyatna menjadi keunggulan sekolahnya sebagai sekolah Kejuruan, dengan jurusan NKPI. Ada lima guru yang mendapat pembekalan selama empat hari terhitung, Senin 5 Oktober hingga Kamis 9 Oktober 2020.
”Kami harap dengan adanya semacam pembekalan tentang alat simulator ini para guru-guru bisa mengaplikasikannya dengan baik. Dan menularkan ilmunya kepada Para Siswa sebagai calon Pelaut muda yang nantinya akan terjun di kapal-kapal Penangkap Ikan,” imbuhnya.
Selama ini, para alumni dari sekolah yang berada di Jalan Raya Ba’a – Pantai ini sudah banyak terserap di pasar kerja nasional dan internasional.
”SMK Kejuruan yang ada di Kabupaten Rote Ndao. Terbukti Para Alumni lulusannya sudah banyak yang berkiprah di kapal-kapal luar negeri. Di dalam negeri sudah banyak yang bekerja di perusahaan-perusahaan besar seperti PT ASDP,” paparnya.